Ulasan Pelanggan
Lihat apa kata pelanggan kami tentang pengalaman mereka bersama kami.
8 ulasan
MasEsaa
Buat nyantai cocok banget, tapi butuh perjuangan
Noorridlo Alif Setyawan
Tempatnya bagus dan masih asri, cocok buat picknik dan healing . Lokasi jauh dari kota Purwokerto
Aris Hidayat
Cukup menantang🗿 …
Ny. Park
Tempatnya bagus indah dan horror Sedikit cerita dulu pada taun 2010 aku bersama 3 temanku pergi ke Telaga pucung, sehabis ashar sampai waktu maghrib kami masih di sana di atas mksudku, parahnya kami mengendarai motor 1 tapi ber empat, dan sangat tidak baik untuk di tiru ya gaes.. Dan ini yg ku maksud horrornya, aku di sana kesurupan, kata temenku aku seperti orang gila dan setelah maghrib aku di antar pulang sama temenku, dan aku tersadar setelah 2 hari, itupun aku dibawa ke orang pintar dulu untuk perantara di obati, Alhamdulillah aku sembuh, dan aku sama sekali tidak berpikir untuk menginjakan kakiku di Telaga pucung lagi walaupun saat ini sudah di renov dan ilebih indah lagi, karena pengalaman 2010 itu yg sangat menyeramkan menurutku 😑
Mr Babay
tempatnya menyeramkan...sudah tidak terawat lagi
gogong panjaitan
kengerian
burhn Fadli
Menurut saya tempatnya sangat bagus, karena masih alami. Masih terdapat banyak tumbuhan lumut yang menjadikan suasana terasa sangat segar, cocok untuk yang suka menyendiri, walaupun jarak dari tempat parkir jauh, tetapi menurut saya sangat recomended. Disitu masih sepi mungkin karena destinasi utamanya adalah curug cipendoknya. Tapi menurut saya telaga pucung tidak kalah menarik.
Neo Raleigh
Telaga Pucung terletak sebelum parkiran Curug Cipendok. Telaga pucung ini pertama kali di temukan pada tahun 1997, saat itu, telaga masih dipenuhi dengan semak-semak dan belum nampak indah. Akan tetapi setelah ditangani dengan serius telaga ini berubah menjadi sangat indah dengan dipenuhi sarana bermain bagi anak-anak. Daya tarik objek wisata ini adalah telaga dengan air yang cukup jernih dan di sekitarnya dikelilingi hutan yang masih alami. Selain itu, wisatawan juga dapat mendengar suara-suara burung langka seperti elang Jawa yang terbang berputar-putar di atas telaga. Apalagi, bagi pengunjung yang beruntung dapat melihat spesies endemik sejenis monyet berwarna abu-abu.
Tulis Review di Aplikasi
Untuk menulis review, silakan gunakan aplikasi CilacapConnect. Download gratis!